Siapa saja kakek-kakek Rasulullah saw tercinta? Yuk kita sama-sama belajar.

‘Abdu manaaf: Secara etimologi berarti hamba dari yang maha Tinggi. Nama asli beliau Al-mughiirah bin qushay. Ibnu ishaq berkata bahwa orang-orang dari bani abdi manaaf mengeluarkan mangkok yang penuh berisikan parfum dan meletakkannya disamping ka’bah. Dan merekapun dinamakan al-muthayyibuun ( Yang berparfum ). Nama ini tidak diganti oleh Rasulullah saw walaupun tidak tercantum secara letterleijk didalam asmaa`illaah alhusnaa.

Hasyim: Secara etimologi berarti meremukkan. Konon ia yg prtama kali melakukan perjalanan di dua musim di musim panas dan dingin. Ia jg adalah yang pertama kali meremukkan roti dan mencelupkannya kedalam kuah (tsarid) bagi penduduk makkah. Terdapat Syi’ir Jahlihy yang menjelaskan asal nama Hasyim atau ‘Amr. Beliau meninggal di gaza.

Adapun abdul muththalib: Etymologically berarti Hamba sang Maha Dermawan/Mulia. Sepeninggal hasyim ia yg bertugas memberikan minum dan menjamu jamaah haji. Secara etimologi al-muththalib berarti yang terhormat dan mulia dimata kaumnya. Orang-orang qurays menamakannya al-muththalib al-faudhu, karena kedermawanannya dan keutamaannya. Adapaun sebab syaibah dinamakan abdul muththalib, ketika beliau yatim dan sudah baligh, paman syaibah yang brrnama al-muththalib datang untuk mengambilnya dan ibu syaibah menolaknya. syaibah sendiri enggan pergi tanpa izin ibunya, sampai akhirnya ibunda beliau salma binti ‘amr mengizinkannya. maka dibawalah dgn dibonceng oleh pamannya mengelilingi makkah dgn untanya. berkata qurays makkah “anak itu hamba/budak/ ‘abd si al-muththalib. Maka al-muththalib menjawab, “Sungguh celaka kalian. Ini anak saudaraku hisyam. Aku membawanya dari madinah.” Dan nama inipun tidak dirubah oleh Rasulullah saw walaupun tidak terwurud dalam asmaa`illah alhusnaa secara letterleijk. Dan secara maknawi tidak menyalahi Nama dan sifat Allah swt. Karena kalau menyalahi pasti sudah diubah oleh Rasulullah saw seperti nama-nama yang dirubah oleh beliau (Seperti ‘Abdul ‘uzza, ‘Abdul ka’bah dsb)

Al-Auza’iy ra berkata, “Telah berkata kepadaku Syaddaad abu ‘Ammaar, telah berkata kepadaku Waa`ilah bin Asqa’:

“Allah swt memilih Kinaanah dari anak-anak Isma’il (as), dan memilih Qurays dari Kinaanah, dan memilih Haasyim dari Qurays, Dan memilihku dari bani Hasyim.” (HR. Muslim)

Rasulullah saw bersabda, “Allah swt membagi bumi menjadi 2 dan menjadikan aku dari yang terbaik diantara keduanya. Kemudian membagi yang setengah ini menjadi 3 dan menjadikan aku dari yang terbaik diantara mereka bertiga. Kemudian Allah memilih bangsa Arab dari manusia. Kemudian Allah memilih Qurays dari bangsa Arab. Kemudian Allah memilih Haasyim dari Qurays, kemudian Ia memilih bani Abdul Muththalib dari Bani Hasyim, lalu Allah memilihku dari Bani Abdil Muththalib.” Ad-dzahabi ra berkata, “ini hadist mursal.”

Semoga kita bisa mengenal siapa Rasulullah saw lebih daripada kita mengenal atau paling tidak mengenal anggota keluarga kita sendiri. Dan hanya milik Allah swt lah sebaik-baik ampunan. Semoga bermanfaat buat kita.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aalih wa ashaabih wa man walaah.
(Lih: Siyar imam Adz-dzahabi ra bab dzikr nasab sayyidil basyar cet. Baytul afkaar ad-dauliyyah riyadh dan sirah imam Ibnu Hisyam ra Bab ke 26 cet. Darul Fikr Beirut. Muhadharah mufti mesir maulanaa syaikh Ali Jum’ah ra di channel cbc Ramadhan tahun 2011).

Geys Abdurrahman Assegaf Lc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s