Sedikit tanggapan santai untuk irshad manji :)

Dalam bukunya berjudul “Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan Umat Islam Saat Ini” halaman 96-97 irshad manji menulis:

“Sebagai seorang pedagang buta huruf, Muhammad bergantung pada para pencatat untuk mencatat kata-kata yang didengarnya dari Allah. Kadang-kadang Nabi sendiri mengalami penderitaan yang luar biasa untuk menguraikan apa yang ia dengar. Itulah bagaimana ”ayat-ayat setan” – ayat-ayat yang memuja berhala – dilaporkan pernah diterima oleh Muhammad dan dicatat sebagai ayat otentik untuk al-Quran. Nabi kemudian mencoret ayat-ayat tersebut, menyalahkan tipu daya setan sebagai penyebab kesalahan catat tersebut. Namun, kenyataan bahwa para filosof muslim selama berabad-abad telah mengisahkan cerita ini sungguh telah memperlihatkan keraguan yang sudah lama ada terhadap kesempurnaan al-Quran.”

Setidaknya ada dua hal yg bs dijadikan bantahan untuk org ini;

1. Segala tuduhan tentang rasulullah saw ayan, keluar busa dari mulutny dsb saat menerima wahyu adalah riwayat palsu. Jika memang benar demikian, maka saya jg bs bilang bahwasannya kaum kelamin menyimpang/ homo/lesbi adalah kaum yg paling di laknat oleh Allah swt dan rasul-Nya. Dan tuduhan anda diatas sudah membuktikannya. Bagaimana bisa anda berharap bahwa org yg dilaknat alqur’an untuk tidak berbalik menyerang alqur’an?🙂

2. Ketidakilmiahan pernyatannya; Dia tidak menyantumkan siapa yg meriwayatkan riwayat tsb, atau paling tdk menyebutkan di kitab apa dia membaca hal itu, juga cetakan taun berapa, dan terjemahan apa bukan? Jangankan yg terjemahan, yg bkn terjemahan aja byk kesalahan cetak. Hal ini adalah modus sederhana kaum orientalis.🙂

3. Untuk meneliti otentiknya sebuah text, maka haruslah bergumul dgn text tsb. Org yg sudah menguasai semua kaidah bahasa arab saja tidak bs sembarangan bermuamalah dgn text, jgnkan muamalah sampai ketingkat pemahaman dilalah/dalalah dgn text, nahwu dan sharaf saja org ini tidak bakalan paham, apalagi untuk membedakan. Paling mentok baca terjemahan.🙂 Makanya tidak jarang orientalis yg paham kaidah muamalah dgn text masuk islam dan malah menjadi pembela akidah islam garda depan. Contoh leopold weiss aka muhammad assad yg memiliki tafsir dan menerjemahkan shahih bukhari dsb.

Bagaimana seharusnya bermuamalah dgn org2 seperti irshad manji.

1. Kita kan hidup dalam era ‘demokrasi’, silahkan sj irshad manji mau dtg, namun silahkan jg jika ada yg mau mengusirnya. Krn itu suara mayoritas. Klw dia menyalahkan, maka kembali lagi kepada hukum pertama. DEMOKRASI.

2. Jika org ini adalah lesbian, maka harus dipertanyakan, siapa Tuhannya? sebab islam tdk pernah menyuruh org berbuat lesbi. Paling banter mut’ah yg dl dibolehkan krn peperangan, kemudian saat ini jelas merusak, Karena dipahami seperti apapun, tidak ada ‘illat yg sama dgn saat keadaan mut’ah tsb dibolehkan. Dan secara sunnah rasulillah saw, mut’ah jg sudah diharamkan sampai hari kiamat. Tapi pelakunya g kafir lhow ya, tp berdosa besar. hehe🙂

3. Org ini tidak bs mempunyai anak kandung, jk memang org ini berpegang dgn syariat islam. Maka hal ini sangat bertentangan dgn ajaran islam, yang juga mengharuskan ummatnya untuk menjaga keturunan aka hifzunnasl. Lantas bagaimana mkn dia memiliki keturunan? Ingin berpartisipasi mereduksi jumlah penduduk bumi? No way.

4. Jika dia menjawab, maka hal itu bs dilakukan dgn ilmu kedokteran masa kini dan islam membolehkannya. Maka ketahuilah, bahwasannya Islam membolehkan segala bentuk penyembuhan penyakit, seperti mandul dan hal tsb dikarenakan krn mandul adalah penyakit. Dan dalam islam, penyakit haruslah disembuhkan.

Jika demikian, yg harus disembuhkan adalah penyakit lesbiannya. Karena lesbian adalah penyakit dan penyakit haruslah disembuhkan.  Karena hal tsb adalah penyebab pertama, dan tidak bs dialihkan kpd isu kemandulan. Maka secara otomatis batallah keyakinannya  tentang lesbian dan kesetaraan gender yg nirlogika tsb.🙂

Allahu a’lam wa hadaanaa bi idznihi wa fadhlihi ilaa maa yuhibbuhuu wa yardhaahuu..
Aaamiinn,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s