Bismillah…untuk sebuah awal yang lebih bermakna.

Assalamualaikum wr wb

Hi everyone…this is my first blogging day.

Ummm…So, where do we start? oh yes! Maybe from the blogs name.

Di ambrosia…nama ini sudah tentu mengingatkan kita pada negri Pizza, bukan?Secara etimologi, Ambrosia berartiHoneydew, yaitu sejenis melon kultivar, ataupun nectar. Honeydew juga berarti sari gula padat dan lengket, yang disekresikan oleh kumbang kecil, ataupun burung.Didalam mitologi Yunani kuno, Ambrosia –yang dalam bahasa sankrit berarti Amrita– adalah makanan ataupun minuman para dewa, yang jika seorang mortal mengkonsumsi makanan tersebut, maka ia akan menjadi setingkat dengan dewa (Waaawww). Kata ini pun merujuk kepada beberapa tradisi homerik (syair kepahlawanan legendaris dalam peradaban Yunani kuno), bahwa Ambrosia adalah “kemurahan Hati” transenden kepada Bumi dan seisinya. Tapi kita disini tidak akan membicarakan mitos-mitos yang berkaitan (hehehe…) Singkatnya, begitulah akhirnya nama blog sederhana ini. (Tidak ada hubungan dengan mimpi semalam, bahwa saya dan kawan dikejar-kejar pocong…hahahaha –mungkin gara-gara belum baca doa, atau karena kecapean abis beberes rumah😀 -).

Umm…berkenaan dengan tema yang  saya usung…Lux et Veritas, berarti cahaya dan kebenaran. Kebetulan, saya suka menonton serial tv Smallville (Itu loh, Clark kent stuff…hehehe). Jika anda perhatikan, setiap lex (Alexander luthor, anak dari Lionel Luthor, seorang pengusaha yang sangat Kuaya sekali… :D) ditanya oleh orang-orang disekitarnya, bahwa apakah yang menjadi Ultimate Goal, bagi seseorang seperti Lex? Maka ia selalu menjawab, “…The Truth…”

Sangat menarik sekali jika kita memperhatikan karakter lex yang  dituduh delusional, penuh intrik dan lain sebagainya. Pun akhirnya jawaban “kebenaran” itu terungkap. Bahwa yang Lex cari adalah sebuah perangkat untuk mengontrol “Alien” yang menurut Lex -entah setelah ditipu oleh Milton Fine, the Brainiac, atau cuma ambisi Lex yang telah membunuh ayahnya sendiri demi perangkat tersebut- telah ditakdirkan untuk menghancurkan umat manusia (yang dimaksud adalah Clark kent atau Kal-el), dan nama perangkat tersebut adalah Veritas yang berarti The Truth itu sendiri.

Merujuk kepada Mitologi Romawi kuno, Veritas (Dalam Mitologi Yunani disebut Aletheia), adalah nama dari  Dewi kebenaran, Anak perempuan Dewa Saturn, sekaligus ibu dari Dewi Virtue. Veritas dalam mitos tersebut adalah Dewi yang suka menyendiri didalam Hollywell. Mungkin karena itu -dikalangan para Dewa- ia dianggap sebagai Dewi yang paling sulit untuk dimengerti.

Ketika baru pindah ke apartemen baru, sepupu saya berkata, ” kita ini ada ditingkat 4.” Lalu saya menjawab, “Ah, sepertinya enggak…” Dia menggerutu, “kenapa sih ente ni skeptis banget orangnya…” Trus saya jawab aja, “Ente jangan khawatir, saya akan memastikan kita ada ditingkat berapa. Sedangkan keraguan saya tadi, adalah bentuk sebuah keniscayaan, bahwa jika ente benar, maka kepercayaan saya nanti bukanlah a Shaking Faith, ataupun hanya mengekor pendapat ente saja…”

Nah, mungkin, apa yang saya sebutkan diatas, adalah salah satu nilai filsafat dari Tema Blog ini, bahwa Cahaya dan Kebenaran adalah sesuatu yang harus kita kejar, gapai, dan pertahankan. kendatipun kadang membingungkan ataupun sulit untuk dimengerti. Wallahu a’lam. Allah Swt lebih mengetahui.

Akhir kata, semoga blog sederhana ini dapat membawa manfaat untuk dunia dan akhirat kita.

Amin.

Wassalamualaikum wr wb and Regards.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s